Bahaya Infeksi Infeksi Septic Shock pada Ibu Hamil

Infeksi Septic Shock ialah sepsis yang yang menyebabkan tekanan darah menurun sangat rendah (shock), sehingga mampu menimbulkan kerusakan organ karena mendapatkan organ terlalu sedikit darah. Kondisi ini terjadi dikala materi kimia sistem kekebalan badan mengalir ke dalam ajaran darah untuk melawan nanah menyebabkan peradangan di seluruh badan sebagai gantinya.

Penyebab Infeksi Septic Shock ialah nanah sistemik berat yang mensugesti seluruh tubuh. Hal ini biasanya dipicu karena kuman dan terjadi setelah stress berat atau operasi. Ketika Ibu Hamil mengalami Infeksi Septic Shock, ini biasanya merupakan komplikasi dari salah satu dari empat kondisi tertentu, yaitu abortus septik, nanah kantung ketuban, pielonefritis akut (infeksi ginjal), dan endometritis (infeksi rahim) setelah dilakukan persalinan caesar.

Adapun Organisme sering menjadi penyebab Infeksi Septic Shock ialah aerobik basil gram-negatif terutama Klebsiella pneumoniae, Escherichia coli (E. coli), dan spesies Proteus. Bakteri gram negatif mempunyai membran ganda, yang membuat mereka sulit untuk dibunuh dan lebih tahan terhadap antibiotik. Namun, yang paling berbahaya dan tahan terhadap antibiotik ialah Enterobacter, Pseudomonas, dan Serratia, yang biasanya tidak terlibat dalam Infeksi Septic Shock kecuali pada pasien yang mempunyai sistem kekebalan badan lemah.

Saat sel kuman hancur, endotoksin dilepaskan ke dalam sirkulasi darah dalam tubuh. Ini dapat kuat pada banyak sekali banyak sistem badan ibarat sistem kekebalan tubuh, sistem saraf pusat, dan sistem endokrin dan hasilnya dapat menyebabkan disfungsi di hampir setiap organ utama dalam tubuh, sehingga memicu kematian.

Infeksi Septic Shock menyebabkan banyak sekali tanda dan gejala sistemik pada Ibu Hamil. Sehingga apabila Bunda mengalami gejala ibarat dibawah ini, segera periksakan ke dokter :

  • Terjadi kegelisahan dan disorientasi tanpa sebab,
  • Detak jantung yang cepat, irama jantung tidak teratur, dan tekanan darah rendah,
  • Mengalami Demam tinggi,
  • Kulit menjadi hangat dan memerah, yang disebabkan karena pelebaran pembuluh darah,
  • Penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan kulit menjadi masbodoh dan lembab,
  • Warna kulit menguning,
  • Buang air kecil sedikit-sedikit,
  • Terjadi pendarahan spontan dari alat kelamin atau pembuluh darah bocor,

Ringkasan:

  • Infeksi Septic Shock disebabkan karena beberapa bakeri salah satunya ialah E. coli,
  • Infeksi Septic Shock memicu penurunan tekanan darah yang signifikan sehingga menyebabkan kerusakan organ dalam,
  • Penurunan tekanan darah secara signifikan tentu bias membahayakan janin di dalam kandungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *