Bahaya Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung

Bahaya Melihat Gerhana Matahari

Gerhana Matahari yang terjadi pada esok hari di beberapa wilayah Indonesia pada sekitar pukul 7 – 9 pagi menjadi topik paling hangat di masyarakat bahkan hinga hingga ke manca Negara. Gerhana Matahari memang sangat spesial alasannya ialah hanya terjadi beberapa puluh tahun sekali, sehingga banyak orang yang ingin melihatnya.

Namun tentu anda harus berhati-hati, alasannya ialah Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung atau tanpa alat yang sempurna mampu sangat berbahaya bagi mata. Hal ini ibarat yang dikatakan oleh Dokter Spesialis Mata Bayu Sasangko yang bertugas di Rumah Sakit dr Yap, Yogyakarta, apabila anda melihat pribadi Gerhana Matahari dapat menyebabkan beberapa efek kerusakan pada mata atau yang disebut solar eclips retinopathy.

Adapun Gejala kerusakan mata akhir Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung, ialah adanya titik hitam atau bulatan hitam di tengah di penglihatan. Hal ini mampu menimbulkan kerusakan permanen atau sementara, ditandai dengan pandangan kabur yang mampu bertahan selama 1 bulan hingga beberapa tahun.

Kerusakan Mata akhir Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung ialah alasannya ialah Matahari mengandung spektrum cahaya yang luas. Transfusinya sangat intens dan mampu menimbulkan reaksi foto kimia pada retina. Terutama banyak pada makula atau bintik kuning. Saat mata melihat pribadi ke gerhana matahari, maka sel penangkap sinar akan terbakar dan mati, Sehingga mata tak mampu lagi melihat.

Apabila anda ingin melihat gerhana matahari sebaiknya menggunakan beling yang biasanya digunakan pada topeng untuk mengelas, atau menggunakan teleskop atau kamera disertai filter mengandung aluminium chrom. Sebaiknya menghindari menggunakan produk beling mata yang ketika ini banyak dijual di beberapa took offline maupun onlin alasannya ialah tentu belum tentu teruji aman untuk melindungi mata anda.

Akan lebih baik apabila anda Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung melalui tayangan televisi saja. Yang lebih penting anda harus menjaga belum dewasa supaya tidak melihat gerhana matahari secara langsung. Hal ini dikarenakan mata anak mememiliki lensa mata lebih jernih, sehinga radiasi cahaya yang masuk ke mata lebih banyak dibandingkan dengan orang cukup umur dan tentu resiko kerusakan mata akan lebih besar.

Ringkasan:

  • Gerhana Matahari di beberapa wilayah Indonesia pada hari rabu 9 Maret 2016 sekitar pukul 7 – 9 WIB.
  • Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung mampu memicu kebutaan baik sementara ataupun permanen,
  • Mata Anak-anak lebih rentan rusak ketika melihat Gerhana Matahari secara Langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *