Bahaya Penyakit Tbc

Penyakit TBC ( Tuberkulosis ) ialah sebuah penyakit bisul yang terjadi pada terusan pernafasan insan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri penyebab penyakit TBC ini merupakan jenis basil basil yang sangat berpengaruh sehingga memerlukan waktu yang cukup usang untuk mengobati penyakit TBC ini. Secara umum, basil ini lebih sering menginfeksi organ pernapasan paru-paru (90%) dibandingkan dengan episode lain pada tubuh manusia.

Gejala dan Jenis Tuberkulosis.

Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dengan tanda-tanda utama berupa batuk berdahak yang berlangsung selama lebih dari 21 hari. Batuk juga terkadang sanggup mengeluarkan darah. Selain batuk, pengidap TB biasanya juga akan kehilangan nafsu makan sehingga mengalami penurunan berat tubuh yang disertai demam dan kelelahan.

Ketika basil TB masuk ke dalam tubuh, basil tersebut sanggup bersifat tidak aktif untuk beberapa waktu sebelum kemudian menimbulkan gejala-gejala TB. Pada kasus ini, kondisi tersebut dikenal sebagai tuberkulosis laten. Sedangkan TB yang pribadi memicu tanda-tanda dikenal dengan istilah tuberkulosis aktif.

Penyebab dan Faktor Risiko Tuberkulosis

Penyebab tuberkulosis ialah basil yang menyebar di udara melalui semburan air liur dari batuk atau bersin pengidap TB. Nama basil TB ialah mycobacterium tuberculosis.

Berikut ini ialah beberapa kelompok orang yang mempunyai risiko lebih tinggi tertular TB:
1. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun, contohnya pengidap HIV/AIDS, diabetes atau orang yang sedang menjalani kemoterapi.
2. Orang yang mengalami malanutrisi atau kekurangan gizi.
3. Pecandu narkoba.
4. Para perokok.
5. Para petugas medis yang sering bekerjasama dengan pengidap TB.

Diagnosis dan Pengobatan Tuberkulosis
Tuberkulosis termasuk penyakit yang sulit untuk dideteksi, terutama pada anak-anak. Dokter biasanya memakai beberapa cara untuk mendiagnosis penyakit ini, antara lain:
1- Rontgen dada.
2- Tes Mantoux.
3- Tes darah.
4- Tes dahak.

Penyakit yang tergolong serius ini sanggup disembuhkan jikalau diobati dengan benar. Langkah pengobatan yang diharapkan ialah dengan mengonsumsi beberapa jenis antibiotik yang harus diminum selama jangka waktu tertentu.

Gejala Tuberkulosis.
    
Selain tanda-tanda utama berupa batuk berdahak yang berlangsung lebih dari 21 hari, tuberkulosis juga mempunyai gejala-gejala lain. Di antaranya:
1. Batuk yang mengeluarkan darah.
2. Dada yang terasa sakit ketika bernapas atau batuk.
3. Tidak nafsu makan.
4. Penurunan berat badan.
5. Demam dan menggigil.
6. Berkeringat secara hiperbola pada malam hari.

Tidak semua basil TB yang masuk ke dalam tubuh pribadi menimbulkan bisul aktif atau tuberkulosis aktif. Ada kasus yang mana basil TB bersembunyi tanpa menimbulkan tanda-tanda apa pun hingga suatu hari nanti menjadi aktif dan tanda-tanda pun muncul. Kondisi ini dikenal sebagai tuberkulosis laten. Selain tidak mengalami gejala, pengidap tuberkulosis laten juga tidak menular.

Sedangkan TB yang pribadi memicu tanda-tanda lantaran basil penyebabnya tidak sanggup dibunuh oleh sistem kekebalan tubuh dikenal dengan istilah tuberkulosis aktif. Sangat penting biar tuberkulosis aktif diobati lantaran jikalau dibiarkan, basil TB sanggup menyebar dan menyerang organ tubuh lain menyerupai otak, ginjal dan hati.

Langkah Pencegahan Tuberkulosis

Langkah utama dalam pencegahan TB ialah dengan mendapatkan vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin). Di Indonesia, vaksin ini termasuk dalam daftar imunisasi wajib dan diberikan sebelum bayi berusia tiga bulan.
Vaksin BCG juga dianjurkan bagi anak-anak, remaja maupun orang remaja yang belum pernah menerimanya pada waktu bayi. Tetapi harap diingat bahwa keefektifan vaksin ini akan berkurang pada orang dewasa.

Semoga dengan goresan pena diatas yang aku paparkan sanggup bermanfaat nagi kita semua, dan menjadi ilmu kedepannya biar kita sanggup terhindar dari penyakit TBC.

Sumber http://titapelajar.blogspot.com