Cara Mencegah Penyakit Kanker Serviks Secara Cepat

Cara Mencegah Kanker Serviks – Apapun jenis penyakit, ringan atau berat, melaksanakan pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Hal ini juga berlaku untuk jenis penyakit kanker, terutama kanker serviks. Cara mencegah kanker serviks sangat diperlukan oleh semua perempuan mengingat penyakit ini secara umum sulit dideteksi gejalanya. Mayoritas wanita gres menyadari terinfeksi virus HPV (Human Papilloma Virus) dikala virus sudah menyebar menjadi kanker serviks stadium 3 atau 4. Pada stadium tersebut kanker serviks sangat sulit disembuhkan karena besar kemungkinan sel kanker sudah menyebar ke organ tubuh lain ibarat ginjal, kandung kemih, dan lain-lain.

Mengingat kanker serviks sangat sulit disembuhkan terutama untuk stadium lanjut, diperlukan langkah preventif dan cara mencegah kanker serviks semenjak dini. Hal ini karena gejala kanker serviks biasanya gres terlihat dikala memasuki stadium lanjut dengan gejala awal berat tubuh menurun drastis, perdarahan diluar siklus menstruasi, nyeri panggul, keputihan, dan sebagainya.

Nah, bagaimana cara mencegah kanker serviks semoga sel kanker tidak berkembang ke stadium lanjut? Berikut ini tips pencegahannya:

Test Pap Smear

Test pap smear (test papaniculou) yaitu metode skrining untuk mendeteksi kemungkinan adanya virus HPV penyebab kanker serviks. Test pap smear terbukti akurat mendeteksi semenjak awal adanya virus HPV sehingga bisa meminimalisir risiko kanker serviks sekaligus memperbaiki prognosis. Metode pap smear ini harus dilakukan wanita usia produktif atau wanita yang sudah aktif secara seksual, wanita yang mempunyai riwayat terkena virus HPV, wanita pengguna alat kontrasepsi (pil), serta wanita yang sudah menginjak usia 35 tahun.

Metode pap smear ini harus dilakukan satu tahun sekali atau minimal dua tahun sekali. Untuk hasil pap smear yang lebih akurat, beberapa hal berikut ini perlu diperhatikan:

  1. Pap smear sebaiknya dilakukan 2 ahad setelah haid hari pertama.
  2. Tidak menggunakan obat (kimia atauphn herbal) pencuci organ kewanitaan.
  3. Bagi wanita yang gres melahirkan, test pap smear wajib dilakukan 6-8 ahad pasca persalinan.
  4. Tidak bekerjasama seksual minimal 24 jam sebelum test pap smear.

Pemberian Vaksin Anti Kanker Serviks

Satu hal yang harus disadari, kanker serviks dapat menyerang kelompok wanita segala umur tanpa pandang bulu. Untuk vaksin kanker serviks sendiri penting diberikan pada wanita keompok umur 11 – 16 tahun dan pertolongan vaksin sendiri bisa pada bulan ke 0, 1, dan ke 6. Bagi yang pernah terinfeksi HPV, vaksin yang diberikan efektifitasnya bisa dikurangi. Vaksinasi kanker serviks hanya bisa dilakukan oleh dokter hebat kandungan, dan tujuannya hanya untuk mencegah, bukan mengobati.

Hindari Seks Bebas

Media penularan Human Papilloma Virus (HPV) penyebab kanker serviks yaitu melalui kontak seksual. Dari aneka macam survey, seorang wanita yang suka berganti-ganti pasangan mempunyai risiko menderita kanker serviks jauh lebih besar dibanding mereka yang tetap setia pada pasangan atau mereka yang tidak menganut free sex.

Jauhi Produk Kimia Berbahaya

Dampak kehidupan yang serba modern cenderung ekstrim dan mengerikan. Semua hal baik makanan, produk kosmetik, dan sebagainya rentan terkontaminasi zat kimia berbahaya penyebab kanker. Satu rujukan yaitu pembungkus yang terbuat dari materi plastik, dapat memicu kanker apabila terkena panas dari produk makanan. Oleh karena itu sebaiknya hindari penggunaan sterofom untuk wadah makanan atau wadah lain terbuat dari plastik yang dipanaskan.

cara mencegah kanker serviks

Beberapa cara mencegah kanker serviks diatas sebaiknya memang dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ingat penanganan kanker serviks yang terlambat maka risiko selesai hidup semakin tinggi. Makara sebaiknya diupayakan pencegahan daripada mengobati.