Cara Merawat Rambut Kering alasannya ialah Rebonding

Kerusakanrambut entah rontok, kering, atau bercabang biasanya diawali oleh perlakuan yang salah pada rambut. Style rambut rebonding yang belakangan menjadi musim di kalangan kaum hawa hampir pasti menyebabkan efek buruk pada kesehatan rambut. Intinya rambut yang mengagumkan dan sehat alami justru menjadi kering dan bercabang alasannya yaitu zat kimia dari proses rebonding. Ada beberapa cara merawat rambut keringdan rusak alasannya yaitu rebonding, tentunya dengan mempertahankan kualitas dari hasil rebonding itu sendiri. Yang harus kita ingat, sebagus apapun hasil rebonding itu hanya bertahan dalam batas waktu tertentu. Artinya keindahan rambut hasil rebonding sifatnya hanya sementara, jadi suatu ketika pasti akan kembali pada bentuk aslinya.

Meskipun semua wanita menginginkan rambut yang indah, berkilau dan mudah diatur namun masih banyak dari mereka yang belum paham ihwal cara merawat rambut yang benar. Umumnya mereka hanya melaksanakan rebonding atau smoothing tanpa diikuti oleh tindakan hair spa secara rutin. Padahal untuk hasil maksimal 3 hari pasca rebonding atau smoothing harus dilakukan tindakan hair spa sesuai kondisi rambut. Perlu diketahui, hair spa bermanfaat untuk melembutkan sekaligus membuat rambut lebih rileks. Dengan hair spa kondisi rambut kembali sehat meskipun tanpa melalui keramas menggunakan conditioner. Minimnya pengetahuan ihwal hair spa ini yang seringkali membuat rambut rusak, kering, dan bercabang setelah rebonding atau smoothing.

Tahap Perawatan Rambut Kering Akibat Rebonding

Cara merawat rambut kering dan bercabang akhir rebonding mampu dilakukan dengan langkah mudah. Berikut ini diantaranya:
  • Jangan Menggunakan Hair Dryer
Agar lebih cepat dan praktis seringkali kita menggunakan alat pengering rambut atau hair dryer sehabis keramas. Jika rambut kita direbonding sebaiknya kita hindari penggunaan mesin pengering rambut tersebut. Perlu diketahui, hair dryer dapat merusak jaringan rambut dan sel-sel kulit kepala. Ini tidak hanya terjadi pada rambut yang direbonding namun juga pada rambut normal. Jika memang terpaksa menggunakan hair dryer sebaiknya kita atur tingkat kepanasannya di level paling rendah. Namun sangat direkomedasikan membiarkan rambut yang direbonding mengering secara alami pasca keramas.
  • Gunakan Shampoo Sesuai Kondisi Rambut

Jika rambut kita sudah direbonding berarti butuh treatment khusus termasuk jenis shampoo yang digunakan. Sebagai contoh, misalnya sebelum direbonding kita cocok menggunakan shampoo merek A, belum tentu shampoo tersebut masih cocok kita gunakan pasca rebonding. Intinya disini kita harus menggunakan jenis shampoo sesuai rekomendasi pihak salon alasannya yaitu mereka lebih tahu kondisi rambut kita sekaligus cara perawatannya.

  • Gunakan Sisir Bergigi Jarang

Tidak hanya untuk rambut yang direbonding, rambut yang normal alami juga rentan mengalami kerusakan apabila terlalu sering menggunakan sisir bergigi rapat. Intinya sisir bergigi rapat dapat menyebabkan permukaan rambut terlihat garang dan mudah patah. Sisir rambut bergigi rapat hanya cocok digunakan oleh mereka yang memiliki struktur rambut tebal, itupun bentuk rambut harus pendek. Untuk rambut yang direbonding sebaiknya memang menggunakan sisir bergigi jarang, meskipun disini tidak ada jamainan rambut tidak kering dan patah jikalau menggunakan jenis sisir ini. Intinya dengan sisir bergigi jarang mampu meminimalisir rambut rusak dan patah terutama jikalau rambut dalam kondisi kering. Untuk rambut rebonding sebaiknya disisir dengan pola yang benar dan sebaiknya rambut dalam kondisi basah.

Memotong rambut menjadi pendek yaitu solusi terakhir bilamana cara merawat rambut kering akhir rebonding diatas tidak membuahkan hasil memuaskan. Memotong rambut pendek bertujuan meminimalkan rambut semakin rusak, kering dan bercabang. Dengan sendirinya ketika bertambah panjang, rambut kembali normal dan indah.