Cream Pemutih Wajah Racikan Dokter

Cream Pemutih Wajah Racikan DokterSemakin banyak orang yang ingin memiliki wajah yang putih maka semakin banyak produk cream pemutih yang beredar di masyarakat. Banyak sekali produk pemutih palsu yang dijual bebas membuat kita semakin waspada dan selektif memilih cream pemutih yang benar-benar aman untuk kulit wajah. Yang memusingkan, tidak hanya cream pemutih palsu bermerek saja yang banyak beredar, namun banyak pula cream pemutih tanpa merek yang diklaim sebagai cream pemutih wajah racikan dokter. Nah, apakah cream pemutih yang konon racikan dokter tersebut aman untuk kulit?

Creampemutih yang didapat eksklusif dari dokter setelah terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan, bisa jadi memang aman untuk kulit. Namun tidak demikian dengan cream pemutih racikan dokter yang dijual bebas, karena mungkin saja itu hanya pura-pura oknum produsen untuk mengelabui konsumen.

Waspadai Cream Pemutih Wajah Tanpa Merek

Yang patut kita waspadai terkait produk cream pemutih yaitu produk tanpa merek yang dikemas dalam wadah jar dan dijual bebas tanpa ada izin dari BPOM. Terlebih lagi gosip dari penjual yang mengatakan bahwa produk tersebut yaitu cream pemutih wajah racikan dokter. Mengapa? Karena kita tidak pernah tahu materi apa saja yang terkandung didalamnya, serta kemana kita akan meminta pertanggungjawaban jikalau menjadikan efek buruk pada kulit wajah kita. Lalu bagaimana jikalau produk tanpa merek dan tanpa lisensi BPOM tersebut bisa memutihkan wajah dengan cepat?

Cream pemutih wajah yang bisa memberi hasil lebih cepat, misalnya bisa memutihkan kulit dalam hitungan ahad bahkan hari, justru produk tersebut perlu diwaspadai. Terlebih lagi jikalau hasil yang didapat kulit wajah nampak mulus, terlihat tipis dan pori-pori mengecil. Cream pemutih yang aman dengan harga jutaan rupiah sekalipun, tidak ada yang bisa memberi hasil instant alasannya yaitu kulit wajah butuh pembiasaan dengan cream pemutih yang digunakan. Jadi, kita wajib waspada dengan produk pemutih ‘racikan’ dokter yang bisa memutihkan wajah secara instant.

Mahal Belum Tentu Aman

Jika konsumen pintar, produsen juga tak kalah pintar. Banyaknya pendapat dari konsumen bahwa pemutih wajah dengan hasil instant yang harganya murah yaitu berbahaya, hal tersebut membuat produsen semakin menaikkan harga produknya. Misalnya cream pemutih A harganya 100 ribu, dan B harganya 200 ribu, konsumen cenderung memilih cream pemutih yang B karena menganggap lebih mahal berarti aman, padahal isinya tak jauh beda. Jika tidak tertera komposisinya, siapa dan dengan cara apa meraciknya, maka harga yang mahal tidak memberi jaminan keamanan produk pemutih wajah tersebut.

Efek Jangka Panjang

Bahkan untuk produk pemutih wajah yang tidak menjadikan alergi atau dilema lain di kulit juga belum bisa dikatakan aman. Setelah pemakaian mungkin kulit wajah terlihat halus, tidak ada alergi atau bercak kemerahan. Namun pemakaian untuk jangka panjang sangat membahayakan kesehatan terutama kesehatan organ dalam. Untuk mengetahui efek buruk dari cream pemutih wajah racikan dokter abal-abal menyerupai ini perlu waktu bertahun-tahun. Makara kosmetik berbahaya termasuk produk cream pemutih wajah, tidak hanya memberi efek eksklusif namun juga efek tidak langsung. Disini kita tidak men-judge bahwa semua produk cream pemutih wajah dengan harga murah atau tanpa merek berbahaya untuk kulit. Namun sebagai konsumen yang cerdas, kita harus hati-hati dan meneliti dari semua sisi apakah produk yang akan kita pilih benar-benar aman untuk kulit atau tidak. Itu yang menjadi inti pembahasan ini.