Makanan untuk Penderita Diabetes

Makanan untuk Penderita Diabetes – Sekali seseorang divonis penyakit Diabates maka banyak hal yang perlu diwaspadai terutama soal makanan. Penyakit kelebihan gula darah ini memang membutuhkan treatment khusus, artinya diperlukan makanan untuk penderita Diabates yang benar-benar direkomendasikan oleh jago kesehatan. Dalam hal ini sangat diperlukan jenis makanan yang bisa memperlambat perembesan karbohidrat sekaligus meningkatkan sensitivitas dan resistensi insulin. Jenis makanan tersebut juga harus bisa meningkatkan sistem kekebalan badan untuk mencegah resiko penyakit jantung yang justru bisa membahayakan Diabetes itu sendiri. 

Definisi diabetes secara singkat, Diabetes merupakan penyakit metabolic yang memicu kadar gula darah seseorang diatas normal. Penyakit ini lebih familiar disebut Diabetes Mellitus dan dibagi menjadi 2 yaitu Diabetes Mellitus Tipe I dan Diabetes Mellitus Tipe II. Untuk Diabetes Tipe I ditandai dengan badan penderita yang tidak bisa memproduksi hormon insulin, dimana hormon ini sangat penting untuk perembesan glukosa dalam darah oleh sel-sel di jaringan lemak dan otot. Sementara itu untuk Diabetes Tipe II yaitu kondisi dimana badan masih bisa memproduksi hormon insulin secara normal, namun tidak bisa memanfaatkan insulin yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas tersebut. Untuk mengetahui lebih luas perihal apa itu penyakit diabetes, silahkan baca artikel sebelumnya: Pengertian, Jenis, dan Gejala Penyakit Diabetes Melitus 

Jenis Makanan untuk Mengontrol Gula Darah

Secara garis besar sangat sulit menyembuhkan penyakit Diabetes, kalaupun ada obat yang dijual dipasaran belum ada yang bisa memperlihatkan hasil signifikan. Jalan satu-satunya cara menyembuhkan penyakit Diabetes yaitu mengontrol gula darah dalam badan dengan cara hanya mengonsumsi makanan untuk penderita Diabetes. Nah, apa saja jenis makanan teersebut?
  • Bawang Putih 

bawang putih untuk penderita diabetes
Meskipun tidak memiliki khasiat secara eksklusif terhadap Diabetes namun bawang putih terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol darah, mencegah pembekuan darah, mengurangi resiko hipertensi, dan mencegah stroke. Beberapa penyakit tersebut bersahabat kaitannya dengan risiko Diabetes dan berpotensi menjadikan komplikasi Diabetes.


  • Bawang Merah






  • Ikan 

ikan salmon untuk penderita diabetes
Beberapa jenis ikan termasuk ikan Salmon, ikan Haring, dan ikan Mackerel mengandung kadar asam lemak Omega-3 yang cukup tinggi. Kandungan asam lemak tersebut bermanfaat untuk mencegah penyakit Diabetes dan menurunkan potensi penyakit jantung. Selain asam lemak Omega-3 jenis ikan-ikan tersebut juga mengandung protein tinggi. Kombinasi keduanya sangat efektif untuk meyeimbangkan kadar gula darah dan memperlambat proses perembesan karbohidrat.


  • Bayam

bayam untuk penderita diabetes
Sama menyerupai selada dan brokoli, bayam yaitu sayuran hijau rendah karbohidrat dan kalori. Karena mengandung banyak nutrisi yang bersifat anti-oksidan maka bayam bisa menurunkan risiko penyakit Diabetes Mellitus Tipe II sampai 14%.





  • Kacang-kacangan

Semua jenis kacang-kacangan mengandung serat tinggi yang berkhasiat untuk perembesan glukosa. Kacang-kacangan juga bermanfaat untuk menurunkan risiko stroke serta mengontrol pelepasan insulin pemicu utama penyakit Diabetes.




  • Minyak Zaitun

Minyak zaitun merupakan minyak alami yang sangat baik untuk mengganti tugas mentega dan lemak babi. Menggunakan minyak zaitun sehari-hari dapat menurunkan risiko penyakit Diabetes sampai 50%. Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang bersifat anti-oksidan untuk menurunkan kadar kolesterol dan penyakit jantung. Kedua penyakit tersebut secara umum berkaitan bersahabat dengan penyakit Diabetes. 


Selain beberapa jenis makanan diatas, masih banyak makanan untuk penderita Diabetes, sebut saja ubi jalar, kinoa (quinoa), oatmel, putih telur, tomat, yoghurt bebas lemak, blueberry, dark chocolate, dan almond. Semua jenis makanan tersebut umumnya memiliki kandungan nutrisi yang sama untuk mencegah penyakit Diabetes baik Diabetes Mellitus Tipe I maupun Diabetes Mellitus Tipe II.