Mencegah Bau Mulut ketika Puasa

Tips Puasa Ramadhan

Mencegah Bau Mulut ketika Puasa menjadi sangat penting karena mamang karena puasa mampu memicu anyir lisan yang tentu membuat anda tidak nyaman. Cara Mudah mengetahui seberapa parah anyir lisan anda, ialah dengan menjilat episode belakang sendok, telapak tangan atau jari dan setelah kering anda mampu mencium aroma yang dihasilkan. Hal ini efektif karena, apabila anda mempunyai duduk perkara anyir lisan maka air liur juga akan bau.

Bau lisan juga mampu dipengaruhi oleh kesehatan dan kebersihan lisan dan gigi yang berlubang. Warna pengecap ketika Puasa Ramadhan juga mampu menawarkan kebersihan lisan dan gigi, apabila warna pengecap merah muda maka kesehatan lisan anda baik. Namun apabila pengecap ditutupi lapisan putih, mampu menjadi tanda lisan anda mengalami gangguan.

Bau lisan ketika Puasa atau dalam istilah medis disebut halitosis, lebih banyak disebabkan karena adanya basil yang memecah sisa-sisa makanan, untuk selanjutnya melepaskan welirang sehingga mengeluarkan anyir yang tidak enak. Penyebab lain anyir lisan ialah pH lisan tidak seimbang, hal ini tentu karena efek puasa seharian yang dimana lisan tidak digunakan untuk makan dan minum.

Mencegah Bau Mulut ketika Puasa tentu saja dengan menggosok gigi setelah makan sahur, termasuk menyikat pengecap dan kemudian melaksanakan flossing (membersihkan gigi menggunakan benang). Hal ini juga harus anda lakukan sebelum tidur. Pastikan ketika akibat makan sahur anda juga mengkonsumsi air putih sehingga tidak dehidrasi sekaligus mencegah anyir lisan ketika puasa.

Ringkasan:

  • Mengecek Bau Mulut yang sempurna ialah dengan menjilat sendok, kulit tangan atau jari menghirupnya setelah kering,
  • Mencegah Bau Mulut ketika Puasa mampu dengan selalu menggosok gigi setelah santap sahur dan sebelum tidur.
Baca Juga:  Tiga Hal Faktual Dalam Pacaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here