Obat Batuk Tradisional untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

pengobatan batuk itu sendiri yang biasanya disertai reaksi fisik lain yang cukup mengganggu ibu hamil dan menyusui menyerupai tekanan pada perut, diagfragma, dan juga guncangan yang cukup keras. Pengobatan tersebut mampu berupa upaya memperlancar lendir atau dahak, melegakan tenggorokan, mengurangi gatal-gatal, dan sejenisnya. Jadi, kalau batuk yang anda alami dipicu oleh penyakit-penyakit tertentu, mungkin info ini tidak akan membantu. Lebih baik segera hubungi dokter, lakukan diagnosa, dan obati penyakit utamanya tersebut. 

Obat Batuk Tradisional untuk Ibu Hamil 
Hm.. Mungkin lebih tepatnya obat batuk tradisional yang relatif aman dan minim resiko efek samping, dalam hal ini, “bahkan” untuk ibu hamil dan ibu menyusui? Jadi, obat ini mampu juga digunakan oleh orang yang tidak hamil. Obat-obatan tradisional tersebut diantaranya madu, lemon, jahe, dan lain-lain. Kita simak selengkapnya di bawah ini:
  • Campuran Madu dan Lemon

Kedua materi alami tersebut, madu dan lemon dicampur dalam air hangat, dan di minum dalam keadaan hangat. Ramuan tersebut mampu mengencerkan lendir pada tenggorokan, sehingga lendir tersebut mampu lebih mudah keluar melalui batuk.

  • Sup Kaldu Ayam dengan Bawang Merah 

Menyantap sup kaldu ayam dengan bawang merah dalam keadaan hangat juga mampu mengencerkan dahak.

  • Rebusan Teh, Daun Basil, dan Madu

Rebus sekitar satu sendok teh yang dicampur dengan beberapa helai daun bakteri serta madu.

  • Lemon, Garam, dan Lada Hitam

Menghisap cuilan lemon dengan garam serta lada hitam.

  • Anggur

Buah anggur mampu berfungsi layaknya obat batuk ekspektoran. Ia juga mampu membuat tenggorokan terasa lega sehingga batuk berkurang.

  • Bawang Putih
Kunyah bawang putih 2-3 kali seminggu bersama makanan lainnya.
  • Bawang Merah
Bawang merah di jus dan dicampur dengan madu dipercaya mampu meredakan batuk

  • Daun Mint (Eucalyptus)
Daun ini kalau dikunyah mampu meredakan tenggorokan yang gatal. 

  • Teh dan Jahe
Jika batuk anda membuat tenggorokan nyeri, seduhan teh dan jahe mampu mengatasi batuk tersebut.

  • Air Hangat dan Garam

Terkadang batuk membuat tenggorokan nyeri, bengkak, dan gatal. Jika demikian, anda mampu berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan sedikit garam.

  • Jahe dan Kencur
Jika batuk anda berdahak, rebusan air yang dicampur jahe dan kencur mampu mengatasi batuk tersebut. Caranya, bersihkan jahe dan kencur, kemudian iris tips dan rebus hingga mendidih. Air rebusan tersebut mampu diminum tiga kali sehari. 

  • Jeruk Nipis dan Kecap
Ramuan ini sering digunakan dibeberapa daerah. Perasan jeruk nipis dicampur dengan kecap. Jika anda tidak berpengaruh menahan rasa asing dari kedua materi tersebut, anda mampu mencampurkannya dengan madu. 

  • Daun Sirih dan Jahe
Dua materi tersebut direbus, kemudian diminum. Jahe dan sirih mampu membuat tenggorokkan terasa hangat dan gatal berkurang. 

  • Kunyit dan Susu Hangat
Tahu kunyit, dong. Bahan alam ini mudah ditemukan di dapur. Manfaat kunyit untuk kesehatan sangatlah banyak, ternyata mampu juga mengatasi batuk. Caranya, siapkan setengah sendok reh kunyit, kemudian haluskan. Setelah siap, campurkan dengna susu hangat. Agar terasa nikmat, dan menambah berpengaruh khasiatnya, tambahkan madu. Aduk rata ramuan tersebut, kemudian diamkan hingga mengendap. Dan sajikan hangat.
  • Daun Kemangi
Bahan alami yang satu lagi ini juga disajikan setelah direbus, dan dalam minum ketika masih hangat. \
  • Daun Seledri
Rebus beberapa helai daun seledri, campur madu. dan minum ketika masih hangat. 

Ramuan tradisional dari bahan-bahan alami tersebut sifatnya hanya membantu meredakan batuk. Sementara, menyerupai yang disebutkan di atas, batuk sendiri mampu dipicu oleh penyakit-penyakit tertentu. Jika setelah mencoba salah satu ramuan di atas, batuk anda masih terus muncul, segera hubungi dokter. 

Selain obat batuk untuk ibu hamil, pada dasarnya bahan-bahan dan ramuan obat batuk tradisional tersebut mampu diterapkan pula pada ibu menyusui.