Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Kanker Mulut

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Kanker Mulut | Definisi kanker lisan ialah berkembangnya sel kanker dalam rongga lisan mencakup beberapa adegan dalam lisan ibarat bibir, lidah, langit-langit mulut, gusi, pipi adegan dalam, tenggorokan sampai adegan kelenjar ludah. Cara mengobati kanker lisan cukup sulit apalagi bila sudah masuk stadium lanjut. Dari kebanyakan kasus, kanker lisan termasuk jenis penyakit kanker primer (kanker berasal dari sel-sel dalam mulut). Namun ada juga beberapa kasus kanker lisan sekunder, dimana sel kanker yang berkembang dalam lisan berasal dari sel kanker lain, misalnya kanker kelenjar getah bening pada leher atau pangkal rahang.

penyebab kanker mulut, gejala kanker mulut, cara mengobati kanker mulut

Sebenarnya kanker lisan termasuk kasus kanker yang jarang terjadi. Porsinya sendiri tak lebih dari 2% dari total kasus kanker diseluruh dunia. Meski masuk kategori kasus kanker paling rendah namun memiliki resiko simpulan hidup paling tinggi. Secara umum kanker lisan terjadi pada pria usia 40 – 50 tahun. Namun seiring intensitas penggunaan tembakau yang cukup tinggi, kanker lisan mulai menyerang kaum cukup umur terutama mereka yang mempunyai kebiasaan merokok.

Penyebab dan Gejala Kanker Mulut

Penyebab kanker mulut umumnya berawal dari kebiasaan makan yang salah dan faktor kebersihan lisan yang kurang terjaga. Hal ini terlihat dari keterkaitan antara kadar toksin tinggi dalam lisan yang berpotensi berbagi sel kanker dalam mulut. Resiko tinggi terhadap kanker lisan juga disebabkan karena kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol serta penggunaan obat terlarang atau psikotropika. Umumnya bahan-bahan adiktif yang berlebihan terakumulasi dalam bentuk toksin dalam mulut. Berikutnya terjadi karsinogen dimana kemudian lisan menjadi media pertumbuhan sel kanker.

Tingginya simpulan hidup karena kanker lisan disebabkan sulitnya mengenali gejala kanker mulut semenjak dini. Intinya kanker lisan sendiri sering muncul dengan gejala samar dan sangat ibarat dengan penyakit lisan atau tenggorokan intensitas ringan. Mengingat gejalanya sulit dideteksi, menjadi sangat penting untuk waspada khususnya bagi mereka yang berpotensi besar terkena kanker mulut. Intinya gejala sakit lisan (misalnya sariawan) yang ringan mampu jadi ialah gejala awal kanker mulut. Kabar gembiranya, meskipun kanker lisan sangat mematikan namun masih mampu disembuhkan bila terdeteksi semenjak stadium awal. Bahkan tingkat keberhasilan pengobatan kanker lisan stadium awal ini mampu mencapai 90 persen.

Cara Mengobati Kanker Mulut 
 
Secara medis, cara mengobati kanker mulut menggunakan beberapa prosedur. Prosedurnya sendiri harus diubahsuaikan dengan stadium kanker serta kondisi fisik penderita. Intinya semakin tinggi stadium kanker, semakin mendalam penanganannya. Adapun prosedur medis untuk pengobatan kanker lisan adalah:

  • Prosedur Photodynamic Therapy (PDT)

Prosedur Photodynamic Therapy (PDT) merupakan prosedur pembedahan pada adegan lisan yang terkena kanker. Prosesnya, sel-sel kanker akan disuntik senyawa khusus sehingga sel-sel tersebut rentan terhadap paparan cahaya.

  • Prosedur Pengangkatan

Ketika sudah terjadi pembibitan sel atau sel kanker sudah mengakar, maka diperlukan operasi pengangkatan. Hal ini berarti adegan lisan dimana terdapat akar sel kanker akan dihilangkan dan besar kemungkinan lisan akan kehilangan sebagian fungsi, mampu pada indera pengecap, alat bicara ataupun fungsi pencernaan.

  • Radioterapi

Prosedur ini biasanya digunakan sebagai adegan dari proses terapi pasca operasi atau terapi pra-operasi. Prosedur ini dilakukan dengan cara memanfaatkan radiasi gelombang radio untuk merusak sel kanker. Karena lisan relatif mudah dibuka maka prosedur pengobatan ini lebih efektif dibanding prosedur lainnya.

  • Kemoterapi

Cara mengobati kanker mulut melalui prosedur kemoterapi digunakan bila prosedur radioterapi tidak efektif membunuh sel kanker. Intinya prosedur kemoterapi digunakan pada dikala kanker lisan sudah meluas. Kemoterapi ialah terapi kimiawi untuk mematikan sel kanker atau menghambat pertumbuhan sel kanker.