penyebab penyakit lupus dan cara mengobatinya

Penyebab penyakit lupus. Di dunia ini kalau anda mencoba memikirkan perihal sesuatu pasti terpikir bahwa tidak mungkin ada jawaban kalau tidak ada penyebab menyerupai kata pepatah “tidak ada asap kalau tidak ada api”, dan begitu juga dengan banyak sekali macam penyakit yang sekarang-sekarang ini semakin mengkhawatirkan. Lihatlah sekeliling kita semakin banyak saja ditemukan penyakit asing dan gres menyerupai HIV-AIDS, FLU BURUNG, FLU BABI,dan EBOLA. yang sudah mulai merebak keseluruh dunia. Lalu bagaimana dengan penyakit lupus? Khusus hari ini saya akan membahas perihal penyakit lupus dan mencoba menguraikan perihal penyebab serta cara mengobatinya tidak usah berlama-lama mari kita mulai.

penyebab penyakit lupus dan cara mengobatinya

Menurut para dokter penyebab dari penyakit lupus dibagi menjadi 2 yakni faktor internal dan eksternal. Internal yaitu faktor yang timbul karena persoalan dalam diri kita sendiri sedangkan eksternal ialah permasalahan yang ditimbulkan jawaban gangguan dari luar.

1) Internal
ialah pengaruh faktor genetik atau keturunan yang disebabkan oleh tidak normalnya antibodi di dalam badan insan dan menyerang jaringan-jaringan badan itu sendiri. Menurut beberapa penelitian ras amerika afrika, asia pasifik dan amerika latin yaitu ras yang paling rentan dengan penyakit SLE (systemic lupus erythematosis) serta berdasarkan peninjauan lebih lanjut SLE juga mensugesti tingkat sosial, kesehatan, dan perilaku si penderitanya. Kaprikornus penjelasan mudahnya yakni kalau salah satu keluarga inti anda pernah mempunyai riwayat penyakit SLE besar kemungkinan salah satu dari keturunanya juga akan memiliki resiko yang tinggi terhadap SLE. Faktor internal juga masih dibagi-bagi lagi menjadi banyak sekali macam kategori berikut penjelasanya.

• kelainan sel, yakni kelainan sel T dan sel B menjelma limfosit, limfosit sendiri memiliki sifat sangat aktif dan juga dapat bergerak menjadi autoimun/perlindungan otomatis badan dengan menunjukkan respon otomatis. Namun bukanya otomatis bergerak melindungi justru merusak jaringan badan itu sendiri.

• kelainan antibodi, antibodi juga mempunyai andil besar dalam penyebaran penyakit lupus, kelainan menyerupai memproduksi substrat antibodi terlalu banyak justru hal ini akan menimbulkan ancaman yakni akan memicu pertumbuhan limfosit. Penjelasan limfosit mampu anda pahami lagi di kategori kelaian sel.

• kelaian hormon, hormon yang terlalu berlebih diproduksi oleh badan juga mensugesti timbulnya lupus. Dalam beberapa penelitian yang pernah saya baca terdapat korelasi atau hubungan antara peningkatan resiko SLE dengan estrogen yang terlalu berlebih. Serta metabolisme estrogen yang tidak normal juga dapat memicu resiko lupus.

2) Eksternal
ialah faktor penyebab jawaban persoalan yang biasanya dipengaruhi oleh gaya hidup dan lingkungan si penderita. Dalam hal ini diharapkan perlakuan dan tindakan dari anda sendiri untuk menangkal atau mencegah timbulnya lupus. Faktor eksternal sendiri masih dibagi menjadi beberapa kategori yakni

• sinar UV, paparan sinar matahari yang berlebih dapat mengganggu sistem produksi imun sehingga sel dalam kulit akan mengeluarkan zat sitokin dan prostaglandin dan dampaknya terjadi permasalahan di area tersebut.

• stress berat, dalam keadaan antibodi seseorang yang normal tidak dapat menimbulkan SLE tetapi hal ini dapat terjadi pada seseorang yang sebelumnya memiliki resiko penyakit SLE dan memicu penyakit tersebut muncul. Sudah kita ketahui bersama stress mennyebabkan sistem kekebalan badan menurun drastis dan memudahkan kita untuk terserang banyak sekali macam penyakit.

• jerawat virus dan bakteri, sudah menjadi hal umum bahwa yang sering terjadi dari timbulnya persoalan penyakit yakni pasti timbulnya dari virus dan basil sedangkan penyebab penyakit SLE yaitu karena (EBV) Epstein Barr Virus dan basil Streptococcus serta Clebsiella.

• obat-obatan, penggunaan obat yang salah terlebih mengandung sulfa hal inilah yang dapat memicu SLE. selain itu juga akan menyebabkan si penderita mengalami (DILE) Drug Induced Lupus Erythematosus. Obat-obatan yamg dimaksud antara lain metilpoda, hidralasin, prokainamid, isoniazid, dan kloropromazin.

Setelah anda mengetahui gambaran penyebab penyakit lupus diatas kini saatnya saya akan membawa anda untuk mengetahui lebih dalam dari cara mengobati penyakit lupus. namun sebelum saya mengajak anda lebih jauh alangkah lebih baiknya kalau anda membaca cara mendeteksi penyakit lupus karena penjelasan dibawah ini sedikit menyinggung dengan hal tersebut. Saya anggap sekarang anda sudah membacanya dan berikut cara mengobati penyakit lupus yang sering dijumpai oleh penderita SLE.

1) Dukungan dan Edukasi
kenapa saya tempatkan pinjaman keluarga paling atas karena menurut mitos semanjur apapun obatnya kalau si penderita tidak menerima pinjaman moril dari keluarga rasa kepercayaan dirinya untuk sembuh sangat kurang. Itulah sebabnya pengertian perihal penyakit lupus perlu diberikan biar pasien tidak kaget karena seiring berjalanya waktu akan terjadi perubahan pada fisiknya dan pengetahuan perihal mencegah penyakit ini semakin parah sangat diperlukan.

2) Rehabilitasi
kegiatan menyerupai ini memang cukup memberi pengaruh signifikan terhadap fisik dan mental pasien. Dengan kegiatan rehabilitasi yang benar akan mempercepat proses penyembuhan itu sendiri dan kegiatan tersebut antara lain terapi fisik, terapi modalitas, istirahat yang cukup dan latihan ortotik.

3) obat-obatan yang tepat
ketika ini sudah banyak ditemukan obat yang dapat menangkal penyakit lupus. Dan obat tersebut antara lain
• Antimalaria, obat ini paling sering digunakan oleh pasien yang memiliki penyakit lupus dikulit dan sendi. Sedangkan obat ini masih dibagi menjadi 2 yakni hydroxychloroquinon dan kloroquin. Tetapi dalam hal penimbulan efek negatif hydroxychloroquinon paling sedikit sehingga paling banyak digunakan. Namun anda juga wajib berhati-hati dan seringlah melaksanakan pemeriksaan mata karena efek samping obat ini yakni lebih mengarah ke kesehatan visual.

• Immunosupresan, cara kerja obat ini sangat sederhana yakni menekan sistem imun badan biar tidak menjelma limfosit.

• NSAID (non steroid anti-inflamations drugs), obat-obatan jenis ini cukup ampuh mengatasi segala macam gejala ringan penyakit lupus namun anda juga wajib berhati-hati karena dapat menimbulkan efek samping menyerupai pusing, mual, muntah-muntah dan lain-lain. Contoh obat dari NSAID yaitu ibuprofen, sulindac, aspirin, dan baproxen. Dari banyak sekali cara mengatasi penyakit ialah menemukan obat-obatan yang tepat. Sekian, ulasan perihal penyebab penyakit lupus dan cara pengobatanya semoga bermanfaat untuk anda.